Kolesterol

Kolesterol

Kolesterol Tinggi, Penyebab Dan Pencegahan

Kolesterol adalah metabolit yang mengandung lemak sterol (bahasa Inggris: waxy steroid) yang ditemukan pada membran sel dan disirkulasikan dalam plasma darah. Merupakan sejenis lipid yang merupakan molekul lemak atau yang menyerupainya. Kolesterol ialah jenis khusus lipid yang disebut steroid. Steroids ialah lipid yang memiliki struktur kimia khusus. Struktur ini terdiri atas 4 cincin atom karbon.

Steroid lain termasuk steroid hormon seperti kortisol, estrogen, dan testosteron. Nyatanya, semua hormon steroid terbuat dari perubahan struktur dasar kimia kolesterol. Saat tentang membuat sebuah molekul dari pengubahan molekul yang lebih mudah, para ilmuwan menyebutnya sintesis. ( Menurut Wikipedia bahasa Indonesia )

Menurut laporan WHO pada tahun 2011, diperkirakan sekitar 35 persen penduduk Indonesia memiliki kadar kolesterol lebih tinggi dari batas normal yang baik untuk kesehatan. Artinya sepertiga penduduk Indonesia berisiko tinggi terkena penyakit arteri.

Penyebab Kolesterol

  • Kebiasaan mengonsumsi makanan yang tidak sehat. Hal yang paling berpengaruh terhadap kadar kolesterol dalam darah adalah tingginya kadar lemak jenuh dalam makanan tersebut. Makanan-makanan yang tinggi kadar lemak jenuhnya antara lain coto, santan, jeroan, otak sapi, daging kambing, daging bebek dengan kulit, kulit ayam, kerang, udang, cumi, dan telur burung puyuh.
  • Keengganan untuk berolahraga atau kurang melakukan aktivitas fisik.
  • Terutama bagi Anda yang merokok, pada rokok ditemukan sebuah zat kimia yang disebut akrolein. Zat ini dapat menghentikan aktivitas HDL atau kolesterol baik untuk mengangkut timbunan lemak dari tubuh menuju hati untuk dibuang. Akibatnya bisa terjadi penyempitan arteri atau aterosklerosis.
  • Kebiasaan terlalu banyak mengonsumsi minuman keras.
  • Obesitas juga merupakan faktor penyebab kolesterol tinggi
  • Faktor lainnya adalah riwayat keluarga atau genetik.

Efek Buruk Kolesterol Tinggi

Kolesterol memang dibutuhkan oleh tubuh untuk menyerap vitamin D, produksi cairan empedu, dan produksi hormon. Namun ketika kolesterol dalam tubuh sangat tinggi maka akan mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan. Berikut ini adalah beberapa efek yang ditimbulkan karena kolesterol tinggi.

1. Pengerasan arteri yang disebabkan oleh penumpukan plak kolesterol yang terlalu banyak. Arteri memiliki tugas untuk mengalirkan darah dari jantung ke semua bagian tubuh. Ketika terjadi pengerasan arteri maka tubuh tidak akan memiliki jumlah darah yang cukup untuk melakukan berbagai tugas.

2. Akibat dari pengerasan arteri maka jantung juga terkena imbasnya. Berbagai jenis penyakit jantung bisa muncul karena kolesterol yang tinggi. Serangan jantung bisa menjadi resiko yang sangat buruk akibat kolesterol yang tinggi.

3. Kolesterol yang tinggi bisa menyebabkan tekanan angin yang sering muncul pada jantung. Tekanan darah yang tinggi akan membuat kondisi menjadi lebih buruk. Hal ini kemudian menyebabkan pencernaan tidak berjalan dengan baik. Karena itu ada resiko masalah pencernaan untuk semua penderita kolesterol tinggi.

4. Stroke bisa menjadi salah satu resiko yang sangat buruk akibat kolesterol yang tinggi. Kondisi ini disebabkan karena plak yang menumpuk pada arteri menyebabkan otak tidak mendapatkan darah yang cukup. Sel-sel dalam otak juga akan mengalami kematian atau kerusakan. Kondisi ini sering ditandai dengan kondisi yang sangat mendadak seperti sulit untuk bicara, nafas yang sulit dan kesulitan menggerakkan anggota badan.

5. Kolesterol yang sangat tinggi juga bisa menyebabkan gangguan fungsi empedu. Gangguan fungsi empedu bisa membuat gejala seperti mual, lemah, dan sulit untuk menerima makanan. Penumpukan lemak dalam empedu juga bisa menyebabkan pembentukan batu empedu.

6. Kolesterol yang tinggi juga akan meningkatkan resiko gangguan usus. Kondisi ini terjadi ketika usus tidak mendapatkan pasokan darah yang cukup untuk melakukan tugasnya. Gejala yang paling sering terjadi adalah seperti mual, muntah, tidak dapat makan, pendarahan dalam tinja dan nyeri lambung.

Cara mencegah atau menurunkan kadar kolesterol

Gaya hidup sehat sangat diperlukan dalam mengani kondisi kolesterol tinggi. Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang adalah salah satu langkah utama yang bisa dilakukan dalam mencegah atau menurunkan kadar kolesterol. Kandungan lemak dalam makanan harus rendah. Cobalah ganti konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh dengan buah-buahan dan sayur-sayuran, serta biji-bijian utuh (misalnya roti gandum utuh). Dengan begitu, kadar kolesterol dalam tubuh akan tetap rendah. Selain diet sehat, segera mulai melakukan olah raga secara rutin dan turunkan berat badan bagi yang mengalami kelebihan berat badan. Tidak kalah penting, hindari merokok.
Jika saran-saran di atas tetap tidak mampu menurunkan kadar kolesterol Anda dan risiko penyakit jantung tetap mengintai, sebaiknya periksakan diri ke dokter. Dokter biasanya akan melakukan pengobatan dengan memberi Anda resep obat penurun kolesterol, seperti statin.

Disadur  dari Berbagai sumber