Susah Buang Air Besar (BAB)

Susah Buang Air Besar (BAB)

Susah Buang Air Besar Penyebab Dan Cara Cegah

Kondisi yang umumnya menjadi penyebab susah buang air besar :

  • Pola Makan yang Buruk

Kekurangan serat buah- buahan, sayur-sayuran, dan sereal, serta kekurangan cairan dapat memicu konstipasi. Selain itu, perubahan pola makan dan terlalu banyak mengonsumsi produk susu juga bisa
menyebabkan susah buang air besar. Di samping itu, gangguan makan juga ikut berkontribusi terhadap terjadinya konstipasi. Orang yang memiliki berat badan yang tidak ideal, seperti terlalu kurus atau terlalu gemuk, juga bisa mengundang konstipasi.

  • Kehamilan

Sekitar 40 persen wanita hamil mengalami konstipasi selama kehamilan, terutama pada periode awal kehamilan. Konstipasi dapat dialami ibu hamil karena selama kehamilan, tubuh memproduksi lebih banyak hormon progesteron yang efeknya dapat mengendurkan
otot sehingga menyulitkan otot usus untuk berkontraksi. Sebagai akibatnya, ibu hamil kesulitan untuk buang air besar.

  • Menunda Buang Air Besar

Sering kali anak-anak maupun orang dewasa memiliki keengganan pergi ke toilet untuk buang air besar, entah karena alasan takut, malu, tidak memiliki privasi untuk menggunakan toilet, atau berbagai alasan lain. Namun, menunda-nunda untuk buang air besar ketika ada desakan untuk melakukannya, justru berisiko mengundang konstipasi. Dengan kata lain, bersegeralah dalam menjawab panggilan alam ini.

  • Pengaruh Obat-obatan

Konsumsi obat-obatan tertentu juga bisa menimbulkan efek samping berupa susah buang air besar. Obat-obatan tersebut bisa meliputi suplemen kalsium, suplemen zat besi, obat antiepilepsi, antidepresan, antipsikotik, obat-obatan diuretik, serta obat pereda nyeri yang bisa kemungkinan bersifat candu, seperti kodein dan morfin. Selain itu, obat untuk mengatasi gangguan pencernaan,
seperti alumunium antasida, dapat menimbulkan konstipasi juga.

  • Memiliki Kondisi Kesehatan Tertentu

Pada kasus yang jarang terjadi, kesulitan untuk buang air besar bisa dianggap pertanda adanya kondisi medis tertentu, seperti diabetes, sindrom iritasi usus besar, hiperkalsemia atau kelebihan kalsium dalam darah, kelenjar tiroid yang kurang aktif, multiple sclerosis, penyakit parkinson, fisura anal, penyakit peradangan usus, kanker usus besar atau dubur, atau cedera saraf
tulang belakang.

  • Faktor-faktor Psikologis

Kesulitan buang air besar bisa terjadi pada mereka yang memiliki masalah psikis, seperti stres, kecemasan, depresi, trauma kekerasan, atau pelecehan seksual.


Pengobatan Susah Buang Air besar ( Sembelit )
Pengobatan sembelit yang tepat tergantung pada penyebabnya, oleh karena itu silahkan baca terlebih dahulu penyebab susah buang air besar. Secara umum susah buang air besar dapat diatasi dengan cara mengubah pola makan dan gaya hidup, tentu ini merupakan langkah awal atau cara mudah yang dapat kita lakukan sendiri. Berikut cara mudah mengatasi susah buang air besar :

1.Asupan Tinggi Serat
Makanlah lebih banyak buah-buahan dan sayuran. Ini berarti minimal lima porsi buah atau sayuran setiap hari. Serat didefinisikan sebagai bahan yang dibuat oleh tanaman yang tidak dicerna oleh saluran pencernaan manusia. Serat adalah salah satu andalan dalam pengobatan sembelit. Serat dapat mengikat air dan menjaga air dalam usus sehingga menjaga feses tetap lunak dan mudah dikeluarkan. Buah berserat yang ampuh mengatasi susah buang ari besar yaitu buah pepaya. Jika ini tidak tersedia silahkan makan buah-buahan lainnya dan sayur-sayuran. Tapi hindarilah buah salak, yang malah akan membuat buang ari besar semakin sulit.

2.Banyak Minum
Cairan mutlak dibutuhkan untuk membuat konsistensi feses menjadi lunak dan melancarkan pencernaan. Jadi perbanyak minum air putih, tambahkan 2-4 gelas dibanding sebelumnya. Namun, harus menghindari minuman berkafein seperti kopi dan teh, karena minuman jenis ini malah bersifat membuat cairan (meningkatkan buang aair kecil)

3.Olah raga
Aktifitas fisik juga mempengaruhi kerja usus besar kita, jika kita aktif maka pencernaan juga lancar. Oleh karena itu rajinlah bergerak baik itu aktivitas fisik harian ataupun dengan cara olah raga. Hal ini akan merangsang pergerakan usus dan melancarkan buang air besar.

4.Stop Obat Tertentu
Jika baru-baru ini Anda minum obat tertentu maka harus dihentikan, jangan-jangan sembelit yang terjadi karena efek samping obat, atau konsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mendapatkan obat alternatif.

5.Obat Pereda Nyeri
Jika susah buang air besar disertai rasa sakit, maka untuk mengatasi hal ini minumlah obat pereda nyeri, Terlebih dahulu baca dengan seksama cara pakai. dosis. dan kontraindikasinya. Jika langkah di atas belum berhasil mengatasi susah buang air besar, maka selanjutnya adalah menggunakan obat pencahar (laxative), obat susah buang air besar ini banyak tersedia baik itu dalam bentuk pil yang diminum maupun berbentuk suppositoria yang dimasukkan melalui anus. Baca aturan pakai, lebih lanjut.

Pola makan dan gaya hidup seperti di atas harus dipertahankan, karena selain dapat mengatasi susah buang air besar, juga dapat mencegah sembelit.

Disadur Dari Berbagai Sumber